Selamat Datang di Website BANK NTTSUKU BUNGA DASAR KREDIT (SBDK) : 1. KREDIT KORPORASI 10.43%, KREDIT RITEL 11.71%, KREDIT MIKRO 10.45%, KREDIT KONSUMSI (KPR) 10.40%, KREDIT KONSUMSI (NON KPR) 14.34% 

UPL MIKRO

Adalah lembaga independen yang dibentuk secara bersama - sama oleh Tokoh Keagamaan (Gereja, Mesjid, Pura, Wihara),Lembaga Pemerintahan (Kelurahan / Desa), Tokoh Adat yang bersedia melayani masyarakat untuk mengakses modal usaha ke Bank NTT dalam rangka peningkatan usaha mikro di sekitarnya.

A. Latar Belakang

sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat di daerah terpencil maka dibutuhkan suatu bentuk pola pelayanan dengan struktur yang dapat terorganisir dengan baik untuk itu sejak tahun 2008 PT Bank NTT telah mengembangkan outlet ke pedesaan / sentra - sentra produk unggulan dengan memberikan pelayanan produk UPL MIKRO Bank NTT pada masyarakat yang membutuhkan fleksibilitas, kemurahan biaya dan investasi, Legalitas Pelayanan, Brand Image dan Aspek Risiko.

B. Sasaran Pelayanan Mikro Bank NTT

  1. Dapat memberikan pelayanan lebih mudah, cepat dan praktis;
  2. kemudahan dalam menjangkau kelompok usaha - usaha produktif (unggulan - unggulan) skla mikro di masyarakat di pedesaan dan / atau di perkotaan;
  3. mensinergikan kekuatan lembaga masyarakat pedesaan untuk turut serta dalam pelayanan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

C. Tata Cara Pembentukan UPL Mikro - Bank NTT

Lembaga UPL Mikro - Bank NTT dibentuk langsung oleh Tokoh Agama, Tokoh Pemerintah, Tokoh Adat/ Masyarakat dengan prosedur sebagai berikut :

1. Pengurus lembaga masyarakat / Tokoh Agama / Tokoh Adat masyarakat setempat secara bersama - sama memberntuk Unit Pelayanan Mikro;

2. Bagi Koperasi / Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang eksis harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :

-  Koperasi tersebut harus berbentuk badan hukum dan eksis dalam berusaha, yang dibuktikan dengan akte pendirian berikut perubahannya serta menyampaikan laporan keuangan minimal 2 tahun.

-  Kelompok Usaha Bersama tersebut harus eksis dalam menjalankan usahanya yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Kelurahan / Desa setempat.

-  Koperasi atau Kelompok Usaha Bersama tersebut wajib membentuk Unit Pelayanan Mikro yang pengelolaannya independen dari usaha yang sudah ada.

-  Kedudukan pengurus Koperasi / KUB dalam kepengurusan Unit Pelayanan Mikro sebagai sekretaris.

3. Susunan Pengurus Unit Pelayanan Mikro.Susunan Kepngurusan UPL Mikro dibuat sesederhana mungkin sehingga petugas kantor cabang / capem mudah dalam melakukan monitoring. struktur kepengurusan UPL Mikro terdiri dari Penasehat yaitu:

-  Penasehat:Tokoh Adat/ Tokoh Masyarakat

-  Ketua: Tokoh Keagamaan

-  Sekretaris: Unsur Masyarakat setempat

                           4. Proses Persetujuan Menjadi UPL Mikro  Bank NTT:

-  Setelah UPL Mikro terbentuk, pengurus megajukan permohoan persetujuan menjadi UPL Mikro Binaan Bank NTT dengan melampirkan syarat – syarat yang telah ditentukan;

-  Sebelum permohonan UPL Mikro disetujui, Bank wajib melakukan penyuluhan dan verifikasi terlebih dulu terkait dengan komitmen pengurus, fungsi dan tugas, kebenaran potensi ekonomi mikro dan kebenaran surat – surat pendukung;

-  Bila dalam UPL Mikro tersebut memenuhi syarat yang ditentukan maka atas nama Direksi, pejabat yang diberikan kewenangan untuk memberikan persetujuan adalah Kepala Divisi Bisnis Mikro/ Pemimpin Cabang/ Pemimpin Capem.

 

Catatan :

  1. Keterangan lengkap Hubungi Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu PT Bank NTT terdekat.
  2. Syarat, Ketentuan dan Plafond kredit sewaktu - waktu dapat berubah sesuai perubahan kebijakan kredit PUNDI PUTRI.

post1