Selamat Datang di Website BANK NTTSUKU BUNGA DASAR KREDIT (SBDK) : 1. KREDIT KORPORASI 10.92%, KREDIT RITEL 12.03%, KREDIT MIKRO 11.00%, KREDIT KONSUMSI (KPR) 10.93%, KREDIT KONSUMSI (NON KPR) 14.23% 

Bank NTT Menyapa Warga Lapas Dewasa Kelas II A Kupang 2016

Bank NTT  Hadir di Tengah Tengah Warga Lapas Kelas II A Kupang

Kami bukan penjahat kami hanya tersesat.Kata-kata tersebut nampak dibagian belakang baju yang digunakan sejumlah penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) dewasa Kelas II A Kupang. Sedikit banyak seperti itulah para warga lapas tersebut mengidentifikasi dirinya. Sejak pagi, Rabu (3/8) total 447 warga binaan tersebut menyemuti aula di dalam lapas  mengikuti Halal Bi Halal dan Sarasehan yang diadakan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Kupang bersama  Bank NTT serta harian Timor Expres. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi pandangan dan gambaran bahwa masih ada harapan setelah menyelesaikan masa tahanan yang dijalani. Para pemateri dalam acara ini yakni Direktur Utama Bank NTT, Daniel Tagu Dedo, Kepala Dinas Sosial NTT Willem Foni, Kepala Kesbangpol Kota Kupang, Erwin Fanggidae, staff ahli Walikota O.T. Pelle, Kakanwil Agama provinsi NTT, Ahmad Alkatiri serta Kepala Divisi Imigrasi Kemenkumham NTT Sumantri Sihite. Dengan diselenggarakannya acara ini maka para warga binaan lapas Kelas II A Kupang tersebut dapat memperoleh wawasan ketika kembali ke masyarakat untuk menjalani hidup yang lebih produktif dan berarti.

Selama menjalani masa pembinaan di lapas, para warga binaan tersebut dibekali dengan berbagai pelatihan dan pembinaan rohani. Sejumlah pelatihan dan fasilitas yang disediakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Dewasa Kelas II A Kupang diantaranya bengkel kayu, bengkel las, peternakan ayam, pelatihan pembuatan pupuk kompos serta pelatihan pembuatan batako. Khusus untuk pelatihan pembuatan pupuk kompos, batako dan peternakan ayam  yang dilakukan di luar lapas diberikan khusus bagi warga lapas yang berstatus asimilasi atau telah menjalani separuh dari masa hukuman.

Daniel Tagu Dedo dalam kesempatan tersebut memaparkan keberadaan Bank NTT dan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan. Program CSR Bank NTT mencakup tujuh bidang yaitu bidang ekonomi, sosial, budaya, olah raga, pendidikan, lingkungan dan kesehatan. Ia mengharapkan agar para warga binaan di Lapas Kelas II A Kupang juga dapat memperoleh layanan CSR Bank NTT baik ketika berada didalam lapas maupun setelah keluar. Hal itu dapat dilakukan dengan mengajukan rencana aksi yang dapat dijangkau serta terukur dampaknya. Direktur Utama Bank NTT sejak tahun 2009 ini meyakini bahwa dibalik status sosial para warga binaan tersebut saat ini terdapat potensi dan talenta produktif  yang terpendam. Untuk itu ia meminta agar para warga binaan Lapas Dewasa Kelas II A Kupang tersebut dapat termotivasi untuk kreatif melakukan sesuatu yang secara bisnis dapat meningkatkan taraf hidup. Maka sebagaimana kata-kata yang terbordir di baju para warga binaan yang menurut mereka tersesat tersebut dapat kembali melangkahkan kaki di jalan yang tepat dan benar. (jr)  

post1